Teknologi, Passion, Dan Karya

Pernahkah kamu bermimpi atau memiliki keinginan untuk menjadi sesuatu atau seseorang yang benar - benar berbeda dari dirimu yang sekarang ini? Sesuatu yang kamu anggap "wah" atau "waw"? Atau mungkin kamu mempuyai keinginan tertentu yang sudah lama terpendam dan menunggu untuk bisa diwujudkan? Aku yakin hampir setiap orang pasti pernah bermimpi demikian, meskipun banyak dari mereka yang tidak sanggup  untuk melakukannya karena dirasa terlalu sulit dan hampir mustahil. Namun tidak sedikit pula orang yang bisa meraih impian atau keinginannya tersebut.

Aku sendiri memiliki sebuah keinginan yang menurutku cukup sederhana. Bukan keinginan sih, bisa dibilang ini adalah passion ku yakni ingin menyebarkan motivasi kepada para remaja - remaja agar mereka mampu untuk berpikir bijak dan dewasa. Hehehe aneh ya? :D. Tapi yang menjadi pertanyaan adalah kenapa harus menyebarkan motivasi? Apakah karena aku ingin tenar seperti Om "Super" Mario Teguh? Emmm sepertinya bukan  karena masalah ketenaran :). Aku hanya merasa selalu memiliki hasrat untuk memberi motivasi kepada orang lain (terutama remaja labil) yang merasa "jatuh dan tak bisa bangkit lagi". Ada kepuasan tersendiri ketika bisa membuat orang lain merasa lebih kuat, apalagi jika aku mampu membuat mereka tersenyum kembali.

Tidak mudah untuk menemukan hasrat yang benar - benar murni dari dalam hati ini. Proses yang sangat panjang harus kulalui untuk menyadarinya. Berbagai macam cobaan hidup telah aku hadapi bahkan ketika aku masih kecil. Mulai dari masalah perekonomian orang tua, masalah yang ku buat sendiri di sekolah, hingga masalah klasik remaja. Pasti tau donk maksudnya? :D. Dan dari situ aku belajar bagaimana kerasnya hidup. Aku juga pernah merasa jatuh, rendah, dan bahkan hampir "menyerah" karena memang saat itu aku masih sangat labil seperti remaja pada umumnya. Aku sering mempertanyakan kenapa aku harus mendapatkan cobaan berat ini? Kenapa cobaan seakan tak pernah berhenti menerpaku? Kenapa aku seakan tidak pernah merasakan kebahagiaan? Apakah Sang Pencipta ku begitu membenciku?

Hingga ketika duduk di bangku SMA, aku berpikir kembali saat melihat seorang anak yang bekerja sebagai (maaf) pemulung yang juga ku ketahui sebagai murid di salah satu SMP di kota ku. Aku perhatikan dia begitu tegar, tidak minder dan terlihat ikhlas dalam menjalani pekerjaan yang dianggap rendah bagi sebagian besar orang itu. Tak ada keluhan yang tergambar diwajahnya, hanya wajah optimis untuk dapat meraih rejeki dari apa yang dikerjakannya. Dan dari situ baru aku sadari ternyata aku masih jauh lebih beruntung dibandingkan anak lainnya (anak itu).

Aku sadar bahwa tidak sepantasnya aku mengeluh karena aku masih jauh lebih beruntung dibanding banyak anak - anak lain termasuk anak SMP yang entah siapa namanya itu. Aku mulai melihat kebawah, kepada anak - anak lain yang bahkan tidak bisa melanjutkan sekolahnya dan aku semakin tersadar. Melihat kebawah membuatku mulai belajar untuk bersyukur atas keadaanku. Aku mulai merenung, berusaha menemukan ketenangan diri untuk mencari jawaban atas pertanyaanku tadi. Aku mulai merubah cara berpikirku, mencoba belajar dan terus belajar untuk melihat sesuatu dari sisi yang berbeda, sisi yang tidak banyak diperhatikan oleh orang lain. Aku mencari hal  - hal positif dibalik hal yang dianggap negatif dalam suatu peristiwa untuk mencari makna apa dibalik hal yang kuperhatikan tersebut.

Dan hal itu membuatku terbiasa untuk berpikir positif, hingga aku merasa menemukan jawaban atas pertanyaanku tadi. Cobaan diberikan bukan tanpa alasan. Cobaan hidup adalah sebuah proses untuk menempa diri kita agar lebih siap menghadapi kerasnya hidup. Dimana jika kita mampu melewati cobaan dengan baik bukan hanya keberhasilan saja yang akan kita dapat, tapi juga ketenangan diri, rasa syukur serta "kekuatan" lebih dalam menjalani hidup. Dan mereka yang menyerah atau mencoba lari dari kenyataan akan pahitnya hidup tidak akan mengerti dan tidak akan pernah menyadari bahwa sesungguhnya hidup mereka itu lebih indah dari yang mereka bayangkan.

Mereka yang menyerah atau lari dari kenyataan itu pastilah merasa bahwa dirinya lemah, tidak berdaya, dan merasa tidak mampu untuk melawan getirnya jalan hidup mereka. Ya, aku tau bagaimana rasanya. Maka saat aku sudah bisa memotivasi diri sendiri, pada saat itu juga aku mulai antusias untuk memberikan motivasi kepada orang lain, mengajak mereka agar bisa menjadi lebih kuat dari diri mereka sekarang. Menyemangati mereka yang putus asa, membuat mereka merasa berharga. Namun saat itu aku masih belum menyadari bahwa passion ku adalah sebagai "penyemangat bagi orang lain".

Aku mulai menyadarinya ketika beberapa temanku seperti silih berganti untuk mengantri agar bisa mencurahkan segala keluh kesah tentang permasalahannya (curhat) kepadaku.
Hahaha kok jadi sombong yaa :P

Kebanyakan dari mereka berkata bahwa aku ini asik diajak curhat. Dan ketika mereka curhat, spontan saja aku mengeluarkan komentar yang sifatnya memotivasi mereka agar mereka berpikir bahwa mereka mampu menghadapi permasalahannya, tanpa bermaksud menggurui tentunya. Ada suatu kepuasan batin ketika aku berhasil melakukannya. Sejak itulah aku mulai menyadari bahwa aku sangat menikmati saat memberikan motivasi, dan aku yakin bahwa ini adalah hasrat yang benar - benar murni dari dalam hatiku! Mulai dari situ pula muncul keinginan untuk bisa menyampaikan lebih banyak motivasi lagi kepada lebih banyak orang lainnya.

Tapi tentunya hal itu sangat sulit untuk ku wujudkan karena aku tidak memiliki modal popularitas agar didengar oleh banyak orang, meskipun bukan berarti hal itu mustahil untuk ku lakukan dan aku tidak menyerah saat itu. Beruntung aku hidup pada era dimana teknologi sedang berkembang dengan pesatnya sehingga mempermudah ku untuk mewujudkan impian atau passion ku yang satu ini dengan bantuan teknologi.

Internet adalah salah satu bentuk teknologi yang banyak membantuku dalam mencurahkan passion yang kumiliki tersebut. Dan salah satu platform blog yakni blogspot adalah wadah yang kumanfaatkan untuk  dapat menuangkan dan menyiarkan motivasi-motivasiku dalam bentuk karya tulis di internet. Itu juga sekaligus menjadi awal mula aku menjadi seorang blogger. Yaa meskipun blog ku ini belum terlalu dikenal, tapi setidaknya aku sudah memulai langkah awal untuk bisa mewujudkan mimpiku ini. Dan tidak menutup kemungkinan jika ternyata ada teknologi lain yang bisa kumanfaatkan agar aku dapat berkarya secara optimal.
Hemm, teknologi seperti apa ya yang kira-kira bisa membantuku untuk mengoptimalkan karya ku?
Teknologi sempoa? Atau.. Kalkulator?
Eh, jelas bukan lah :p
Atau mungkin teknologi semacam.. Gadget?
Hemm ya, gadget! Mengingat ketertarikanku terhadap gadget juga cukup besar, jadi mungkin saja perangkat berteknologi tinggi itu bisa membantuku! Karena memang sebagian besar gadget dirancang untuk dapat memudahkan kita dalam beraktivitas ataupun berkarya. Wujudnya pun bermacam - macam bergantung pada tujuan penggunaannya.
Tapi.. Gadget seperti apa ya yang cocok untukku?
Tablet? Notebook? Atau..
Hemm, kalau bisa sih gabungan antara keduanya :D

Ya, memang sudah bukan rahasia lagi bahwa sebuah notebook adalah salah satu senjata utama bagi sebagian penulis blog atau blogger sepertiku. Namun tidak bisa di pungkiri bahwa aku dan mungkin rekan - rekan blogger yang lain juga membutuhkan sebuah perangkat yang bisa lebih mudah dioperasikan saat mobiling, seperti PC tablet misalnya.

Beberapa waktu lalu aku menemukan sebuah video yang cukup menginspirasiku, dimana di dalam video tersebut menceritakan tentang bagaimana seseorang bernama Vernon yang tadinya "tidak dianggap" berubah menjadi bintang dalam satu pertunjukan berkat bantuan teknologi. Dan menurutku itu cukup mirip dengan apa yang ingin kulakukan saat ini, yakni mewujudkan mimpi dan mencurahkan passion yang terpendam lewat kreatifitas yang didukung oleh teknologi. Ini videonya kalau penasaran:

Waaah keren bisa jadi bintang dalam semalem!
Ya meskipun cuma satu malem pastinya udah berkesan banget tuh!

Pada video itu menunjukkan bagaimana perjuangan seorang Vernon yang diam - diam memiliki "bakat dan passion terpendam" yang berusaha menunjukkan kemampuannya itu di hadapan orang banyak, namun ada saja yang menghalanginya. Meski demikian ia tak menyerah begitu saja, hingga sebuah "kesempatan" datang menghampiri dan Vernon mampu memanfaatkannya dengan optimal berkat bantuan teknologi (dalam bentuk gadget) hingga ia bisa meraih dan mewujudkan impian serta menunjukkan kepada semua orang bahwa dia mempunyai bakat.

Tapi ada hal lain yang menarik perhatianku saat melihat video itu, yakni gadget yang digunakan oleh pemeran dalam video tersebut yang ternyata adalah Acer Aspire P3. Aku cukup terkesan dengan gadget tersebut, karena setelah ku telusuri, ternyata Aspire P3 adalah sebuah PC tablet yang dibekali "senjata" sekelas Ultrabook.
Waaahh tablet rasa ultrabook? Bikin ngiler aja nih! Bukan ngiler lagi dah, ini mah mimisan.

Ya, ini yang aku butuhkan! Seperti yang aku tulis sebelumnya, gabungan antara notebook dan PC tablet! Bukan, ini bukan notebook, tapi Ultrabook! Dan mereka menyebutnya dengan Hybrid Ultrabook karena memiliki fungsi yang lebih dari sekedar ultrabook.

Perangkat canggih seperti ini akan sangat membantu buatku agar bisa "menelurkan" karya - karya terbaikku, dan mungkin juga berlaku bagi para rekan blogger lainnya. Terkadang aku butuh sebuah refreshing ke tempat - tempat yang bisa mendamaikan pikiranku untuk dapat menemukan sebuah inspirasi dan tentunya agar aku bisa berkarya dengan baik. Dan perangkat portable seperti PC tablet pastinya akan memudahkanku dalam mencatat beberapa hal yang ingin ku tuliskan di tempat itu. Biasanya aku hanya menggunakan smartphone ku untuk melakukannya, tapi rasanya kurang "greget" karena layarnya yang terlalu kecil sehingga serasa kurang "lega" saat harus mencatat ataupun membuka catatanku kembali.

Dan seperti yang kita tau, bahwa sebuah inspirasi itu bisa saja datang kapan saja, secara tiba-tiba atau istilahnya spontan. Terkadang saat sedang mendamaikan pikiran, terlintas sebuah "inspirasi besar" yang harus dituangkan dan diselesaikan pada saat dan tempat itu juga agar tidak terlanjur hilang nantinya. Bahkan saat sedang melakukan aktivitas lain pun terkadang inspirasi bisa datang begitu saja bukan? Untuk itu aku juga membutuhkan sebuah perangkat yang mampu bekerja dengan cepat layaknya Ultrabook. Acer Aspire P3 memiliki kriteria keduanya, dimana gadget ini juga sudah dilengkapi dengan keyboard fisik yang membuatnya lebih nyaman untuk mengetik. Dan kurasa hal itu cukup ideal untuk dapat menolongku mencurahkan segala inspirasi yang aku dapatkan ke dalam bentuk karya, dimana perangkat yang satu ini memiliki bentang layar 11.6 inchi yang menurutku tidak terlalu besar sehingga akan lebih mudah untuk membawanya daripada harus membawa notebook.

Kedua keunggulan perangkat komputasi yang digabungkan dalam Aspire P3 juga sangat sesuai dengan konsep awal ultrabook yang konon merupakan kependekan dari Ultra portable Notebook yang memang dirancang agar lebih mudah dibawa serta lebih cepat kinerjanya. Dan istimewanya lagi, tidak perlu meja atau tempat lain untuk dapat mengoperasikannya, karena perangkat ini menggunakan penyimpanan SSD, dimana SSD lebih tahan guncangan karena tidak memiliki piringan fisik yang berputar seperti HDD serta kecepatan baca - tulis nya pun lebih tinggi. Sehingga kita dapat mengetik dimana saja dan kapan saja, persis seperti yang kubutuhkan. Tapi meskipun ruang penyimpanannya tahan guncangan bukan berarti perangkat ini bisa dibanting yaa.

Tidak hanya menulis, terkadang seorang blogger juga perlu mengedit gambar atau mungkin video sebagai "pelengkap" dalam postingannya. Nah beberapa hal itu juga bisa dilakukan pada perangkat Hybrid Ultrabook ini karena dari namanya saja (Hybrid Ultrabook) sudah bisa ditebak kalau perangkat komputasi ini memiliki spesifikasi yang mumpuni. Prosesor Intel Core i3 / i5, ditambah Intel HD Graphic 4000 plus RAM 2 GB sudah masuk kategori "Wah" banget untuk ukuran PC tablet!
Acer Aspire P3
(Untuk fitur dan spesifikasi lengkap tentang Aspire P3 bisa di lihat di situs resmi Acer yaa)

Tapi blogger juga manusia donk?! Punya rasa punya hati
Eh kok malah nyanyi ya? :p

Maksudnya blogger juga manusia, yang juga butuh hiburan. Iya kan? Nah kebetulan di setiap paket Aspire P3 ini sudah termasuk aplikasi Virtual DJ seperti yang digunakan Vernon pada video yang sudah ku sematkan diatas. Jadi selain asik buat bekerja dan berkarya, perangkat yang memiliki sistem operasi Windows 8 ini juga asik untuk hiburan. Siapa tau dengan adanya aplikasi tersebut, kita juga bisa jadi bintang "dadakan" seperti Vernon. Hohoho :D

Hidup dengan teknologi memang sungguh sangat menyenangkan. Berbagai kemudahan yang diberikan dalam berbagai bentuk atau wujudnya bisa membuat sesuatu yang tadinya serasa tidak mungkin untuk dilakukan menjadi mungkin. Apalagi kalau teknologi tersebut bisa kita manfaatkan untuk hal - hal positif seperti yang diceritakan pada video yang sudah ku sematkan diatas, yakni untuk mewujudkan impian yang sudah lama terpendam yang juga sama seperti yang sudah mulai kujalankan saat ini. Dan ini juga memberikanku sebuah motivasi serta memperkuat keyakinanku bahwa . .
"Tidak ada yang bisa menghentikanmu untuk mewujudkan mimpimu!"

Dengan teknologi kita dapat menggali potensi diri hingga batasnya! Semoga kedepannya makin banyak teknologi - teknologi semacam ini yang bisa mendukung segala kreatifitas kita, dan tentunya dapat membantuku dalam mencari, membuat, dan menyebarkan motivasi - motivasi lainnya di blog ini :)

Teknologi, untuk kreatifitas tanpa batas! To infinity and beyond!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ssstt! Lagi PDKT Sama OPPO N1 Nih!

Cowo Tulen? Berani Coba Honda CB150R Gak?

Prepare To Jogjakardah! Part II